Kamis, 27 Oktober 2011

Solo backpacker is started :)

Hmmm,,,
akhirnya cita-cita gw untuk travel ber-solo karir akan terwujud dalam benak-ku,
karena sejatinya kami yang berencana "liburan" ber 5 (lima) orang, satu per satu gugur dalam mewujudkan niatnya itu,
take a pose in Abu Dhabi
Dimulai dari bang Maimun, jomblower yang paling senior ini terhalang oleh dinas dari kantor untuk menghadiri Training di Bogor selama 2 minggu full, dimana ketentuan perusahaan menyatakan bahwasanya setelah perjalanan dinas, dilarang keras untuk dilanjutkan mengambil cuti, dan kalaupun diberikan harus dengan persetujuan Direksi, katanya. maka tak pelak lagi pemuda ini mundur dari dunia persilatan, padahal niat kami mau mengandalin dompet abang ini untuk makan2 gratis dan penginapan gratis sih!!!secara pemuda ini baru diangkat menjadi superintendent di perusahaan kami bekerja, jd otomatis gaji'a naik duoonk!!!

Refi lagi liburan di Bali
Kedua, Muhammad Refi, teman seperjuangan gw...satu kantor dan satu dormitory dan juga satu tempat laundry, padahal ini merupakan breakthrough dia yang luar biasa dalam hidupnya bisa jalan-jalan ke luar negeri loh!!karena biasanya route dia cuma lhokseumawe - medan - bireun saja, bahkan passport pun baru perdana dibuatnya, namun sayangnya karena tidak mendapat restu dari Manager di bagiannya yang lagi sensitive mendengar kata "cuti", maka dia pun hanya menyerah pasrah, dan gawatnya lagi, passport'a itu belum diambil2nya sejak foto passport pada bulan puasa kemaren di kantor imigrasi-Lhokseumawe, dan mungkin pun akan expired dengan sendirinya dikantor itu. *hufft...terlalu*

in Airasia, otw to Hongkong
kemudian, Rachmat Mustaqim...sudah 2x ikutan dalam perjalanan bareng gw, yaitu keliling jawa (bandung, bali, bromo, surabaya) dan ke Hongkong bulan 4 thn 2011, namun kali ini langkahnya harus terputus karena dihadapi oleh keputusan yang maha dahsyat, yaitu bertepatan dengan jadwal sidang promosi yang maju-mundur itu, sehingga beliau ragu untuk menggerakkan kakinya, meskipun ternyata hari Jum'at sudah berlangsung sidang promosinya, kakinya masih di ikat oleh atasannya, untuk menyelesaikan tugas yang lebih presidentil menurutnya.

Yang terakhir adalah, Fakhrul Aman, satu-satunya anak muda yang sudah melepaskan keperjakaannya pada bekas mantan pacarnya, dan sudah dikaruniai seorang putra yang gagah berani. tidak ada aral yang berarti sih bagi fakhrul untuk tidak ikut perjalanan ini, karena sidang promosi sudah jauh2 hari dilaksanakan dan atasan beliau, seorang yang kooperatif dan bijaksana. namun, gw berfikir...pasti dia juga gak akan ikut travel ini, dikarenakan kawan2 lain gak bisa ikut, karena mana asyik jalan sendiri atau berdua #gw berasumsi*

fakhrul heading to James bond island
sehingga, sempurnalah cita-cita gw untuk bersolo travel-ria, hehhehe
tetapi jawaban yang gw terima dari line telephone antar kantor kami, memberi signal yang berbeda, dia akan tetap jalan sendiri walaupun teman-teman sudah mengundurkan diri.
suatu jawaban yang diluar dugaan-ku dan jawaban itu sebenarnya milikku!!!haahahaha

hari jum'at tanggal 7 Okt, sebenarnya tekad gw sudah bulat untuk berangkat hari minggu, on schedule by air asia, BTJ - KUL, dan gw juga sempat menyombongkan diri, bahwa tidak akan perduli, bilasaja hari senin (10/10) gw akan di sidang promosi, karena berdasarkan pengalaman takim, jadwal mereka molor sampai beberapa kali pengunduran, sehingga gw berkesimpulan bahwa jadwal itu tidak pasti, dan akan selalu ada perubahan, dan keyakinan itu sudah gw cross-check langsung ke bagian PSDM yang bertugas sebagai penyelia sidang, namun salahnya gw bertanya pada level kepala seksi kebawah, termasuk pada Refi yang notabene bekerja di bagian itu.

sampai pada suatu siang yang terang benderang, gw bertemu langsung dengan Kepala Bagian PSDM-nya, dan beliau melarang keras atas keputusan gw untuk cuti. "Jangan Cuti Jo!! Hari senin kamu di sidang" begitu ujarnya.
"Appppppppaaaaaa????"
antara percaya dan tak percaya...
Gmn tidak coba, asal tau aja...selama seminggu itu gw kerja pun jenuhnya sudah klimaks, dan sudah masuk ke fase stadium #4, asal kerja di depan komputer semua tampak semu dan buram,,,tiada lagi konsentrasi dalam bekerja.
maka, bolak-balik setiap ketemu bapak itu, gw memastikan bahwa jadwal itu harus benar-benar fix dan on schedule, dan pak Herman menjanjikan itu!
maka, pada saat itu gw lah yang harus mengalah dan mengikuti permainan mereka,
gw harus menyusun ulang rencana percalanan gw yang sudah dirancang jauh-jauh hari, gw gak mau kalah dengan kondisi,

Ok, hari senin gw ikut sidang, otomatis tiket gw yang hari minggu hangus total!maka dengan semangat 45 gw kembali mereschedule mencari tiket pada hari berikutnya. sekali merdeka tetap merdeka...maju terus pantang mundur!
hari selasa, jam 08.00 wib MES - KUL, yups gw dapat tiket murah dari Medan.

akhirnya hari minggu pun terlewati, fakhrul berangkat sendiri ke KL pada hari itu, sedangkan gw dan takim baru selesai mengikuti Final di kampus dan kuliah seperti biasa (sabtu-minggu), sempat merasa iri juga sih, mendengar kepergiannya mendahului gw...huhhhff!!!
tampak pak taqim lg serius mengikuti perkuliahan

namun, perasaan itu segera sirna karena teringat akan cita-cita luhur bangsa Indonesia, upsss!!!maksud ane niat gw yang pengen sekali ber-solo backpacker ria. horeee!!!

malam senin seperti biasa balik ke Lhokseumawe naik bis, it's took about 5 - 6 hours. kalau berangkatnya jam 20.00 wib, berarti you will be arrive at 00.30 - 01.00 am, in early morning.
paginya, udah masuk kantor lagi jam 07.00 pagi teng-teng-teng!!! suatu siklus hidup yang mengharukan.

tak cukup sampai disitu, pada hari senin itu gw harus ujian promosi untuk kenaikan jabatan, tapi gw tetap semangat...karena mengingat nanti malam gw akan berangkat lagi ke medan, untuk melanjutkan perjalanan berikutnya ke Kuala Lumpur, hehehe

Bandara International Polonia - Medan
Jam 10.00 malam gw udah stay tuned di loket Pelangi - Kreung geukeuh siap2 untuk berangkat, dan bus baru saja bergerak sampai Batu Phat, gw udah ketiduran pulas...dan bangun2 sudah sampai ke Terminal Gadjah Mada - Medan. Tiba pukul 05.00 am dini hari gw tidak mampir ke rumah lagi, namun langsung menuju airport Polonia untuk mengejar the First Flight.

Kekurangan kalau berangkat solo karir, ehh..solo travel ini adalah waktu kebelet pipis atau mau boker (baca; buang air besar)...bingung aja mau tarok tas backpacker yang segedek gaban ini dimana. masak iya, dipanggul sambil boker...wkwkwk.
perjalanan dari Bandara International Polonia menuju Low Cost Carrier Terminal (LCCT) Kuala Lumpur, menghabiskan waktu sekitar 45 menit. Bagi gw, tidak asing lagi dengan suasana airport ini, karena tidur di emperan LCCT pun gw dan kawan2 pernah mengalaminya. berhubung masih ada waktu luang sebelum keberangkatan gw sempat-sempatkan diri untuk bersantai ria dan menikmati secangkir kopi panas dan cake di dekat waiting room keberangkatan.


Ngopi di cafe Expresso, LCCT
Tidak membuang waktu lama2 di terminal, gw harus melanjutkan connecting flight ke Phuket. kali ini gw harus mendongakkan kepala dengan sombong saat check-in, karena 2 tahun yang lalu gw mempunyai pengalaman yang menyedihkan (baca ; Six month left to Expired, di blog ini juga) dikarenakan passport gw yang hampir kadaluarsa (expired).
Itinerary Ticket to Phuket jam 12:40 pm
 Namun kali ini beda, gw sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. sehingga, akhirnya gw berhasil juga naik pesawat menuju Phuket. #sihiyyy
suatu perjalanan yang benar-benar gw nikmati, sendirian...berada disekitar orang-orang asing yang tidak saling mengenal, jadi gw bener-bener bisa jadi diri gw sendiri...salama di pesawat pun tak jarang gw tersenyum-senyum sinting sendiri, hehehhe
sampai gw tiba di Bandara International Phuket, bahkan saat gak tau arah dan tujuan, i keep on smiling :)
suasana di dalam airport Phuket

Phuket International Airport

sebelum berangkat gw dan fakhrul memang sudah booking penginapan di daerah Patong Beach, namun jarak dari airport ke daerah patong sekitar 1 (satu) jam. sekarang pakai apa gw harus kesana???supir2 taxi silih berganti menawarkan armadanya. disudut airport, gw melihat sekelompok orang sudah berdiri, mengantri untuk naik bus. gw berfikir, ahhaaa...mungkin ini adalah "settle bus" seperti yang di Honkong dan Macau. jadi dengan PD'a gw ikutan bergabung dengan mereka dan mengantri rapi.
tapi, sebagai anak yang kritis dan manis, gw coba bertanya juga donk sama petugas yang berpakaian seragam berdasarkan nama Paket Tour dan Hotel, "This is settle bus for free?"
ternyata salah saudara-saudara, rupanya bus itu adalah bus carteran dari berbagai negara yang pergi berkelompok,,,hehehe, maka gw pun mundur teratur dari gerombolan itu.
lepas dari gerombolan itu, kembali gw digoda oleh supir-supir taxi ilegal yang nangkring disekitaran teras airport. maka demi tidak ingin membuang waktu berlama-lama gw menerima godaan mereka, setelah tawar-menawar harga dengan si pak supir, yang membuka harga dasar 1500 Baht, menjadi 700 Baht, jadi sekitar 210.000,- IDR, hmmm, reasonable gag ya? eniwei, no hard feeling lah,, yang penting gw enjoy...dan tetap tersenyum selama perjalanan di dalam taxi. sampai2 si supir yang mengajak ngobrol, beberapa kali tak terhiraukan oleh ku,,hehehe.
saat itu Phuket sedang hujan, suasana sangat cocok dengan kondisi gw yang sedang suntuk abis karena kerjaan dikantor dan permasalahannya, sehingga dapat menenangkan hati dan pikiran ku sejenak.

(to be continue,,,cerita di Phuket)

1 komentar:

  1. Wowwww,,,bener-bener meNegangGGGkhan...but mantap juga ya perjalanan wisatanya, tetap semangat Empat5 walopun solo karir...ehh...solo travel maksudnya, hahahaa....
    MANTAPPP (y) . . .
    sALUt!!!

    BalasHapus